SPH Student Represents Indonesia in World Schools Debating Championships 2021

Katiana Indrasasana is Selected to Represent Indonesia in World Schools Debating Championships 2021
Katiana Indrasasana, siswa Kelas 12 di SPH Lippo Village, terpilih untuk mewakili Indonesia dalam World School Debating Championship (WSDC) 2021 yang akan datang pada 25 Juli 2021. Katiana adalah salah satu dari lima siswa lainnya yang terpilih untuk tim nasional: bukan hanya sebagai anggota tim, tetapi juga sebagai kapten tim. Ia masih duduk di Kelas 11 ketika terpilih.
Pada tahun 2020, Katiana menjadi finalis utama National School Debating Championship (NSDC), yang membuatnya memenuhi syarat untuk melaju ke WSDC. Seleksi WSDC dimulai lebih awal tahun ini, pada bulan Maret, dan 15 pembicara terbaik di NSDC langsung melaju ke kamp seleksi WSDC. Setelah kamp seleksi, terbentuklah “tim impian” Indonesia.
“Saya merasa terhormat mengetahui bahwa saya terpilih dalam Tim Kapten untuk mewakili Indonesia di panggung global, dan saya sangat antusias untuk membuat Indonesia bangga! Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, teman, guru, dan para pelatih yang telah mendukung saya sepanjang perjalanan ini. Saya tidak akan sampai sejauh ini tanpa mereka,” kata Katiana.
Untuk mempersiapkan diri menghadapi WSDC, Katiana berlatih 3-4 kali sehari dengan rekan sparring dari alumni WSDC. Hingga hari ini, ia terus mengasah kemampuannya dengan berlatih 3-7 kali seminggu. Ia juga melakukan riset tentang berbagai topik dan mengikuti berita terkini. Bahkan sebelum itu, Katiana telah memenangkan banyak kompetisi debat seperti Young Thinkers Trophy yang bergengsi, KOMPeK e-Debate Competition oleh Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, dan masih banyak lagi.
Selain kecintaan dan prestasinya yang luar biasa di bidang debat, Katiana juga merupakan siswa yang berprestasi secara menyeluruh dan unggul dalam kehidupan akademik maupun nonakademik di sekolah. Selama tiga tahun berturut-turut, Katiana telah menerima berbagai penghargaan dalam Academic Awards, salah satunya adalah Highest Achievement Award. Ia juga aktif dalam olahraga seperti sepak bola dan musik dengan bergabung dalam ansambel gesek. Berjiwa aktivis, ia juga mempromosikan kesehatan mental remaja dengan membuat puisi tentang topik tersebut dalam Personal Project-nya dan mendirikan organisasi nirlaba miliknya sendiri yang bernama Sampah Sehat.
Kami berharap kisah Katiana dapat menginspirasi lebih banyak siswa untuk mengejar apa yang mereka minati dan terus mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Saat Katiana akan berlaga di WSDC yang akan datang bersama timnya, mari terus mendukungnya dan mendoakan yang terbaik untuknya!
Didirikan pada tahun 1993, Sekolah Pelita Harapan (SPH) telah menjadi Sekolah Kristen Internasional yang terpercaya di Jakarta, menyediakan pendidikan Kristen bagi keluarga Indonesia dan ekspatriat. Sebagai mitra pendidikan yang berdedikasi, SPH berupaya memberdayakan keluarga dengan program dan sumber daya yang dipersonalisasi, mendorong keunggulan akademis, memupuk iman, membangun karakter, dan memfasilitasi pertumbuhan pribadi anak-anak mereka.








