ID
ID

Membina Pemimpin Pelayan Masa Depan

Program Mission Service Learning (MSL) kami adalah bagian penting dari pengalaman SPH, yang menumbuhkan hati untuk melayani dan berdampak nyata bagi Kelas 1-12. Berakar pada nilai-nilai Kristen, siswa berinteraksi dengan komunitas lokal, sekolah, dan organisasi untuk menciptakan perubahan yang bermakna sambil bertumbuh dalam iman dan berpikir kritis.

Membina Pemimpin Pelayan Masa Depan

Program Mission Service Learning (MSL) kami adalah bagian penting dari pengalaman SPH, menumbuhkan hati untuk melayani dan memberikan dampak nyata di dunia dari Kelas 1-12.

Berdasarkan nilai-nilai Kristen, para siswa berinteraksi dengan komunitas lokal, sekolah, dan organisasi untuk menciptakan perubahan yang berarti sambil bertumbuh dalam iman dan pemikiran kritis.

Membina Pemimpin Pelayan Masa Depan

Program Mission Service Learning (MSL) kami adalah bagian penting dari pengalaman SPH, yang menumbuhkan hati untuk melayani dan berdampak nyata bagi Kelas 1-12. Berakar pada nilai-nilai Kristen, siswa berinteraksi dengan komunitas lokal, sekolah, dan organisasi untuk menciptakan perubahan yang bermakna sambil bertumbuh dalam iman dan berpikir kritis.

Setiap

kampus

menerapkan

program

MSL

dengan

cara

yang

mencerminkan

keunikan

dari

para

siswa,

person writing on brown wooden table near white ceramic mug

menawarkan

berbagai

bentuk

pelayanan

sesuai

usia,

person writing on brown wooden table near white ceramic mug

menanamkan

pengalaman

rohani

yang

mendalam.

person writing on brown wooden table near white ceramic mug

Program MSL Kami

Di beberapa kampus, program MSL kami mencoba menghubungkan setiap kelas dengan mitra kementerian yang berdedikasi. Siswa terlibat dalam kegiatan pelayanan empat kali setahun, sering kali mempertahankan hubungan ini selama dua tahun untuk membangun koneksi yang lebih dalam. Pelajaran dari kapel, devosi, dan kelas Alkitab membantu mempersiapkan siswa secara spiritual dan praktis. Siswa di Senior School juga memiliki kesempatan untuk mengikuti perjalanan MSL selama 4-5 hari untuk lebih memperluas pengalaman pelayanan mereka.

Program MSL Kami

Di beberapa kampus, program MSL kami mencoba menghubungkan setiap kelas dengan mitra kementerian yang berdedikasi. Siswa terlibat dalam kegiatan layanan empat kali setahun, sering kali mempertahankan hubungan ini selama dua tahun untuk membangun hubungan yang lebih dalam.

Pelajaran dari kapel, ibadah, dan kelas Alkitab membantu mempersiapkan siswa secara spiritual dan praktis. Siswa di Sekolah Menengah juga memiliki kesempatan untuk mengikuti perjalanan MSL selama 4-5 hari guna memperluas pengalaman pelayanan mereka.

Program MSL Kami

Di beberapa kampus, program MSL kami mencoba menghubungkan setiap kelas dengan mitra kementerian yang berdedikasi. Siswa terlibat dalam kegiatan pelayanan empat kali setahun, sering kali mempertahankan hubungan ini selama dua tahun untuk membangun koneksi yang lebih dalam. Pelajaran dari kapel, devosi, dan kelas Alkitab membantu mempersiapkan siswa secara spiritual dan praktis. Siswa di Senior School juga memiliki kesempatan untuk mengikuti perjalanan MSL selama 4-5 hari untuk lebih memperluas pengalaman pelayanan mereka.

Secara keseluruhan, siswa kami berpartisipasi dalam proyek layanan yang selaras dengan Expected Student Outcomes (ESO) kami, mendorong mereka untuk menjadi World Changers yang aktif. Organisasi mitra tertentu dikomunikasikan kepada siswa dan orangtua setiap tahun.

Melalui program MSL, siswa belajar menerapkan pendidikan mereka untuk melayani orang lain, memperkuat iman mereka dan peran mereka sebagai pemimpin yang penuh kasih.

Menanamkan Jiwa Pelayanan Sejak Usia Dini

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan, MSL berfokus pada membangun hubungan dan berbagi kasih Kristus, membentuk siswa menjadi warga dunia yang penuh kasih sayang dan berkomitmen untuk memberikan dampak positif.

Menanamkan Jiwa Pelayanan Sejak Usia Dini

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan, MSL berfokus pada membangun hubungan dan berbagi kasih Kristus, membentuk siswa menjadi warga dunia yang penuh kasih sayang dan berkomitmen untuk memberikan dampak positif.

Menanamkan Jiwa Pelayanan Sejak Usia Dini

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan, MSL berfokus pada membangun hubungan dan berbagi kasih Kristus, membentuk siswa menjadi warga dunia yang penuh kasih sayang dan berkomitmen untuk memberikan dampak positif.

MSL di Taman Kanak-Kanak

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau

MSL di Sekolah Dasar

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau

MSL di Sekolah Menengah

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau

MSL di Taman Kanak-Kanak

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau
Mission Service Learning dimulai sejak usia dini, dengan kegiatan yang sesuai usia dirancang untuk menumbuhkan kebaikan, rasa syukur, dan empati.

Siswa taman kanak-kanak diajarkan untuk menghargai orang-orang di sekitar mereka seperti anggota keluarga, staf sekolah, dan pembantu masyarakat melalui tindakan sederhana namun bermakna seperti berbagi makanan, menyanyikan lagu, atau memberikan ucapan terima kasih yang tulus. Pengalaman awal ini membantu anak-anak mengembangkan nilai-nilai seperti Kristus dan menyadari dampak dari tindakan kecil yang penuh kasih dalam kehidupan sehari-hari mereka. Setiap kampus menyesuaikan program untuk mencerminkan komunitas dan kebutuhan siswanya, memastikan bahwa bahkan pelajar termuda kami terlibat dalam pelayanan yang bertujuan.

+

MSL di Sekolah Dasar

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau

+

MSL di Sekolah Menengah

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau

+

MSL di Taman Kanak-Kanak

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau
Mission Service Learning dimulai sejak usia dini, dengan kegiatan yang sesuai usia dirancang untuk menumbuhkan kebaikan, rasa syukur, dan empati.

Siswa taman kanak-kanak diajarkan untuk menghargai orang-orang di sekitar mereka seperti anggota keluarga, staf sekolah, dan pembantu masyarakat melalui tindakan sederhana namun bermakna seperti berbagi makanan, menyanyikan lagu, atau memberikan ucapan terima kasih yang tulus. Pengalaman awal ini membantu anak-anak mengembangkan nilai-nilai seperti Kristus dan menyadari dampak dari tindakan kecil yang penuh kasih dalam kehidupan sehari-hari mereka. Setiap kampus menyesuaikan program untuk mencerminkan komunitas dan kebutuhan siswanya, memastikan bahwa bahkan pelajar termuda kami terlibat dalam pelayanan yang bertujuan.

+

MSL di Sekolah Dasar

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau

+

MSL di Sekolah Menengah

wanita membawa buku teks berwarna putih dan hijau

+

AKREDITASI & KEANGGOTAAN

Hak cipta ©2025 Sekolah Pelita Harapan. Hak cipta dilindungi undang-undang.

AKREDITASI & KEANGGOTAAN

Hak cipta ©2025 Sekolah Pelita Harapan. Hak cipta dilindungi undang-undang.

AKREDITASI & KEANGGOTAAN

Hak cipta ©2025 Sekolah Pelita Harapan. Hak cipta dilindungi undang-undang.